Senin, 04 November 2013

Menyiasati Mahalnya Biaya Pendidikan

Mahalnya biaya pendidikan di Indonesia tidak dapat dihindari. Untuk itu perlu melakukan langkah tepat untk menyiasati hal tersebut, yaitu melakukan perencanaan keuangan yang baik. Orang tua dapat menentukan sejak dini mecam pendidikan jangka panjang yang diinginkan untuk anaknya. Juga menyiapkan besarnya biaya yang dibutuhkan dan merancang cara untuk dapat memenuhi dalam jangka waktu tertentu.
Agar menjamin tercapainya tujuan tersebu, sebaiknya kita merencanakan dana pendidikan sedini mungkin. Bahkan pada saat anak lahir, kita sudah dapat mulai menyisihkan sejumlah dana tertentu setiap bulan. Dengan demikian, dana yang harus kita sisihkan setip bulan tidak terlalu memberatkan anggaran. Kita himpun dana tersebt secara berkala dalam jangka waktu lama. Menghimpun dana bisa dilakukan dengan cara, antara lain:

1. Menyiapkan Tabungan Pendidikan

Tabungan Pendidikan  ini merupakan gabungan deposito dan asuransi. Tabungan, karena kita diwajibkan membayar sejumlah tertentu setiap bulan. Jumlah ini ditentukan dengan pertimbangan asumsi tingkat bunga, jangka waktu jatuh tempo dan besarnya dana yang anda butuhkan. Misalnya anak anda berusia 1 tahun diperkirakan ia masuk perguruan tinggi pada usia 18 tahun. Saat itu anda membutuhkan dana Rp.100 juta, dengan asumsi tingkat bunga 10%, Pihak bank penyelenggara tabungan pendidikan memperhitungkan berapa cicilan yang harus anda perbulan selama jangka waktu jatuh tempo, yaitu 17 tahun agae pada anak usia 18 tahun, uang sekitar Rp 100 juta tersebut dapat diperoleh. Bila tingkat bunga lebih besar  dari 10%, maka anda akan memperoleh lebih besar dari Rp 100 juta dan sebaliknya

Seperti deposit, walaupun sifatnya seperti tabungan, namun selama belum jatuh tempo, uang tersebut tidak dapat ditarik. Bedanya, apabila deposito kita menyerahkan sejumlah uang pada saat pembukaan deposito, tabungan pendidikan lebih menyerupai deposito yang dicicil.
Karena mencakup jangka waktu relatif lama, hampir seluruh bank penyelenggara tabungan pendidikan tersebut bekerja sama dengan pihak asuransi, bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti cacat atau sakit yang menyebabkan penabung tidak mampu bekerja, pihak asuransi akan mengambil alih kewajiban membayar tersebut.

2. Mempersiapkan asuransi pendidikan

Produk ini hampir sama dengan tabungan pendidikan, hanya saja diselenggarakan oleh perusahaan asuransi. Selain menyisihkan sejumlah dana dalam bentuk tabunga pendidikan atau asuransi pendidikan, anda dapat pula menyiapkan dana pendidikan anak masuk perguruan tinggi dengan melakukan berbagai alternatif investasi, antara lain memberikan reksa dana, saham, emas atau bahkan alternatif investasi jangka panjang seperti tanah atau rumah.

Namun, bila anda terlanjur tidak mempersiapkan dana pendidikan, sementara anak anda akan masuk perguruan tinggi segera, maka mau tidak mau anda harus mencari sumber kekayaan yang dapat di jual, seperti simpanan emas, surat berharga tanah atau harta menganggur lainnya.

Selain itu, anda dapat mengajukan pinjaman pada penyelenggara kredit. Namun, karena biaya pendidikan dapat dikategorikan sebagai investasi jangka panjang, maka sebaiknya anda harus berhati-hati mempertimbangkan pinjaman yang akan anda ajukan. Perhitungkan baik-baik kebutuhan dan, jangka waktu dan tingkat bunga yang menjadi kewajiban anda. Jangan sampai menjadi beban berat bagi keluarga anda dalam jangka panjang.

Untuk Meringankan beban anda, upayakan agar anak anda memperoleh peringkat baik, sehingga memudahkan ia masuk sekolah berkualitas bagus. Ia pun akan berpeluang memperoleh beasiswa. Dengan Begitu, meringankan biaya pendidikan yang anda keluarkan.

Sumber: Majalah kartini

Tidak ada komentar:

Program merubah bilangan menjadi "terbilang" menggunakan ASP.NET & C#

          Selamat pagi, siang, sore.. Kali ini saya akan ngepost programe sederhana untuk mengkonvert bilangan yang kita input menjadi k...